Monday, January 19, 2009

Virus Pengancam Peradaban Manusia

Judul Film : Doomsday
Genre : Thriller
Pemain : Rhona Mitra, Bob Hoskins, Alexander Shiddiq, David O’Hara, Craig Conway, Darren Moffit, Malcom McDowel
Sutradara : Neil Marshall
Produksi : Rogue Pictures
Durasi : 105 menit
Rating : 2,5/5


Pada Juni 2008 di Glasgow, Skotlandia, virus menyebar layaknya angin. Tubuh manusia yang terpapar virus akan timbul banyak benjolan. Dan lama-kelamaan akan membengkak lalu mati.

Jutaan manusia terjangkiti virus tersebut. Manusia yang belum terkena virus berupaya mencari perlindungan dengan menyeberang ke wilayah perbatasan Inggris. Namun, mereka terhalang karena perbatasan ditutup. Pemerintahan Inggris lalu membangun benteng sepanjang perbatasan dengan dilengkapi ranjau. Itu dilakukan agar orang Skotlandia tidak ada orang yang menyeberang dan menyebarkan virus. Skotlandia pun menjadi wilayah zona merah untuk karantina.

Beberapa tahun berselang, tepatnya tahun 2035, virus itu mulai menjalar di Inggris. Perdana Menteri John Hatcher (Alexander Shiddiq) memerintahkan Menteri Pertahanan Michael Canaris (David O’Hara) mengirim tim untuk mencari vaksin virus tersebut. Apalagi, di Skotlandia masih ada orang yang hidup dan kebal dari ancaman virus misterius tersebut.

Akhirnya dipilihlah Eden Sinclair (Rhona Mitra), salah satu polisi yang andal, untuk memimpin tim pencari vaksin penangkal virus. Berdasarkan informasi yang diperoleh, mereka harus membawa Dr Markus Kane (Malcom McDowel) yang diduga menemukan vaksin tersebut.

Akan tetapi, upaya mencari Dr Markus Kane tidaklah mudah. Sejak masuk ke zona karantina, Sinclair beserta timnya harus mengalami banyak rintangan. Anggota timnya pun banyak yang tewas karena diserang gerombolan Sol (Craig Conway). Belum lagi dengan perlawanan orang-orang Dr Markus Kane.

Sadisme
Film yang telah dirilis sekitar bulan Maret 2008 ini sebetulnya biasa saja. Tak ada cerita yang menarik ataupun menyentuh hati penonton. Namun, bukan berarti film ini tak menghadirkan tontonan yang menarik.

Bagi penggemar film thriller penuh aksi kejar-kejaran dan berkelahi pantas melihat film ini. Namun, penonton harus tahan menyaksikan beberapa adegan yang menghadirkan aksi terlalu ekstrem. Bahkan bisa dibilang adegan penuh sadisme. Misalnya, adegan yang memperlihatkan tubuh manusia dibakar kemudian disantap manusia lainnya. Ada juga adegan mengangkat kepala manusia dan tubuh manusia yang hancur karena kecelakaan. Sepertinya, film ini tak cocok disaksikan oleh anak-anak.

Adegan penuh tindakan sadisme itu mulai terlihat ketika Sinclair masuk ke zona merah. Zona yang awalnya tampak tak berpenghuni itu justru ada sekelompok manusia yang berpenampilan mirip preman. Kelompok manusia itu umumnya berambut ala Mohawk, anting yang ditindik di sekujur tubuh, dan rantai yang menjulur di celana cungkring. Penampilan kelompok yang dipimpin Sol itu setidaknya menggambarkan sebuah peradaban yang tidak teratur, brutal, dan urakan.

Sementara itu, orang-orang Dr Kane justru terlihat seperti masa kerajaan di Eropa zaman dulu. Mereka terlihat lebih natural dan alami dengan hidup di tengah hutan. Akan tetapi, kelompok ini menyimpan kejahatan di dalamnya. Kelompok inilah yang bertahan dari ancaman virus itu.

Sayangnya, sudut penceritaan film ini tak menarik. Neil Marshal, penulis naskah dan sutradara film ini, hanya menyodorkan aksi penuh kejahatan. Pesan yang disampaikan pun dangkal, yaitu mengajak untuk peduli dan saling bantu, tetapi dikemas dalam adegan penuh kejahatan.

Penggarapannya pun terkesan aneh dan dilebih-lebihkan untuk mengangkat realitas yang sebenarnya. Misalnya, pemunculan tiga dunia yang berbeda, yaitu dunia Inggris modern, dunia kebrutalan pimpinan Sol, dan dunia natural pimpinan Dr Kane. Akhir cerita pun terkesan ganjil ketika anak Dr Kane ternyata menjadi vaksin virus tersebut.

Peran Bill Nelson (Bob Hoskins) juga dipaksakan hadir sebagai orang yang merawat Sinclair dari kecil. Meskipun begitu, akting Rhona Mitra yang memerankan Sinclair yang diketahui berasal dari zona merah itu sedikit menolong film ini.

2 comments:

  1. di Indoneia ini jarang banget ada film genre thriller napa yach????
    visit me please!
    www.lifetheteen.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Suatu saat pasti ada. tunggu saja. sedang digarap kalee ma orang-orang film indonesia. Doakan saja. :)

    ReplyDelete