Genre : Komedi romantis
Pemain : Chris Pine, Eddie Kaye Thomas, Stephen Tobolowsky, Jane Seymour, Anjali Jay, Sendhil Ramamurthy
Sutradara : James Keach
Produksi : Catfish Production
Durasi : 95 menit
Rating : 2,5/5
Film ini sebetulnya sudah ditayangkan pertama kali pada tiga tahun lalu. Akan tetapi, film yang mengisahkan tema klasik tentang percintaan ini baru masuk ke Indonesia pada Tahun Kerbau. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk menyaksikan film ini di waktu senggang.
Film ini diawali dari masa kecil Danny Wildasakee (Chris Pine) yang buta. Kendati mengalami tunanetra, Danny diperlakukan layaknya manusia normal oleh orang tua dan adiknya. Bahkan, Danny diajarkan main softball oleh ayahnya. Sementara ibunya amat mengawasi tindakan Danny sebagai wujud penebusan kesalahan karena melahirkan Danny secara prematur. Apalagi, Danny senang berjalan tanpa dibantu tongkat.
Hanya kakak Danny, Larry (Eddie Kaye Thomas), yang sering menggoda dan memperlakukan Danny tidak baik. Meski begitu, sebetulnya, Larry amat menyayangi Danny. Apalagi, ketika mereka beranjak dewasa. Larry membantu Danny untuk mencarikan wanita sebagai pacarnya. Apalagi, Danny cukup menawan. Namun, karena sifat jahilnya, Larry selalu memperkenalkan wanita-wanita yang tidak baik kepada Danny.Suatu ketika Danny mendapatkan telepon dari dokter Perkins (Stephen Tobolowsky). Kabar baik datang. Danny kemungkinan dapat melihat dengan cara operasi. Apalagi, psikolog Evans (Jane Seymour) memberikan rujukan bahwa mental Danny amat siap. Awalnya, Danny ragu karena dijadikan relawan untuk operasi mata teknik baru.
Danny akhirnya mendatangi rumah sakit tempat dokter Perkins bekerja. Di situ, dia bertemu Leeza Raja (Anjali Jay), pekerja bagian administrasi rumah sakit yang keturunan India. Karena sering mendatangi rumah sakit tersebut untuk menjalani beberapa tes sebelum operasi, Danny pun sering bertemu Leeza. Mereka bahkan sempat jalan bareng. Dan ternyata, Danny menyukai Leezaa karena suara lembut dan keramahannya.Namun, cinta mereka tidak semulus yang diharapkan. Sebab, Lisa sudah dijodohkan dengan Arvind (Sendhil Ramamurthy) yang sama-sama keturunan India. Lisa tidak mengatakan hal itu kepada Danny. Begitu mengetahui perjodohan tersebut, Danny amat terpukul dan merasa orang tunanetra tak pantas dengan manusia normal. Operasi mata pun terancam batal.
Dua TemaTema yang diangkat di film ini sebetulnya sederhana, yaitu tentang percintaan sepasang manusia yang berbeda kultur dan kebiasaan. Bahkan tema tontonan ini mirip dengan film-film Bollywood bertema cinta beda kasta. Dalam film ini, kasta tersebut diganti dengan budaya. Jadinya, kisah cinta budaya Barat dengan India yang kental.
Kendati kisah cinta di film ini tidak seekstrem tontonan Bollywood, justru hal itu membuat alur film ini lebih terasa alami dan tidak terkesan dibuat-buat. Apalagi, alur film ini juga terasa lambat. Jadi, menambah kesan natural.
Namun, dari penulisan cerita, film ini terkesan memberikan dua tema yang berbeda. Pertama, soal kisah cinta Danny dengan Leeza. Kedua, tentang operasi mata yang dilakukan Danny. Sejak awal, film ini belum jelas mana tema utamanya. Sebab, di awal film dikisahkan mengenai operasi yang akan dilakukan Danny. Hal itu digambarkan ketika keluarga Danny mendapatkan kabar dari dokter Perkins.Selanjutnya, cerita dibelokkan tentang kehidupan cinta Danny, khususnya ketika Larry menakuti-nakuti Danny yang belum memiliki seorang kekasih. Padahal, Danny termasuk pria tampan meski memiliki kelainan. Bahkan, ketika berkonsultasi dengan dokter Evans, Danny sempat bilang, “Saya seperti terperangkap di tubuh pria berumur 22 tahun, tapi berpikiran seperti anak 12 tahun saat ditanya tentang wanita.”
Akibat belum jelasnya masalah yang dihadapi Danny membuat penonton bingung. Meski akhirnya, cerita lebih menekankan tentang jalinan kisah cinta pria tunanetra tersebut.Sayang, jalinan kisah cinta mereka tidak digarap dengan apik. Sebab, banyak adegan yang lebih menonjolkan upaya Danny mencari seorang kekasih dengan bantuan Larry. Danny justru lebih banyak bertemu wanita yang hanya ingin berhubungan intim. Jadinya, perjuangan Danny mencari cinta tak kentara. Kecuali, di ujung film yang menggambarkan perjuangan Danny untuk melihat Leeza.









